Angin Kencang, Nelayan Ujung Kulon Kesulitan Melaut

(UJUNGKULON FM) – Sejumlah nelayan pesisir Ujungkulon dari mulai Panimbang, Citeureup, Sumur, hingga Tamanjaya mengaku kesulitan melaut akibat angin Selatan yang bertiup kencang sejak akhir Agustus sampai sekarang (10/9/2020)

Tiupan kencang angin Selatan itu menyebabkan tingginya gelombang disertai derasnya arus air laut. Akibatnya, para nelayan kesulitan menemukan spot koloni ikan dan ikan-ikan sulit ditangkap. Alhasil, para nelayan pun kurang memperoleh hasil bahkan banyak menelan kerugian.

Salah seorang nelayan Sumur, Yani 42 tahun menuturkan bahwa sudah hampir satu bulan dirinya mengalami kesulitan melaut. “Tos hampir sebulan hese ka laut, angin na banteng, lauk teu ka ala” (sudah hampir satu bulan kesulitan melaut, anginnya kencang, ikan sulit ditangkap).
Menurut Yani, cuaca ekstrem di sekitar Ujungkulon biasanya terjadi dua kali dalam setahun. Angin Selatan biasanya mulai bulan Juli sampai September, populer juga sebagai ‘Angin Agustus’ dan musim Pabarat atau Angin Barat yang biasanya berlangsung dari Oktober sampai akhir Desember.

Hal senada juga diungkapkan Ahmad Ruskanda 35 tahun “Angin Selatan tahun ini kenceng banget, ombak juga tinggi, arus laut jadi ‘pabaliut’ (tak tentu arah. red.). Nelayan yang melaut juga hasilnya minim, sementara modal tetap keluar seperti biasa” tuturnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengharap adanya solusi alternatif dari pemerintah atau instansi terkait, untuk mengantisipasi hal-hal kurang baik yang melanda para nelayan jika suatu waktu terjadi cuaca ektrim yg menyebabkan para nelayan sulit melaut seperti saat ini.
“Mudah-mudahan saja pemerintah memikirkan jalan keluar untuk mempermudah kehidupan para nelayan di saat sulit seperti ini. Belum lagi kesulitan akibat pandemi covid 19 yang sekarang makin meluas. Ini betul-betul membuat kami para nelayan kebingungan dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari” ungkap nelayan yang juga pengelola Keramba Wisata Sumur ini. (ES/Red)

About REDAKSI UJUNGKULON FM 62 Articles
- dari ujungkulon untuk indonesia -

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*