BMKG Prediksi Gelombang Tinggi di Perairan Banten : Dinas Perikanan Pandeglang Himbau Nelayan Harus Waspada

Peta Informasi BMKG (Sumber : Instagram/perikanan_pdg)

(UJUNGKULON FM) – Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Banten menghimbau nelayan dan masyarakat yang beraktifitas di pesisir pantai untuk tetap waspada akan adanya gelombang tinggi di perairan Provinsi Banten. Himbauan tersebut disampaikan melalui akun media sosial Instagram Dinas Perikanan Pandeglang. Minggu (27/09/2020)

Himbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat berdasarkan adanya informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai peringatan dini gelombang tinggi di Provinsi Banten dan Sekitarnya yang berlaku mulai tanggal 27 september pukul 07.00 WIB kemarin sampai dengan 29 September 2020 pukul 07.00 WIB.

Dalam gambar peta informasi BMKG yang dibagikan di akun media sosial Dinas Perikanan Pandeglang menunjukan bahwa terdapat adanya sirkulasi udara di Perairan utara Singkawang dan Samudra Pasifik utara Biak. Dimana pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 6 – 25 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 8 – 25 knot. Dimana kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, perairan Bengkulu, perairan Barat Lampung, perairan Selatan Banten, dan Laut Arufuru. Akibat dari kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Gelombang dengan tinggi 2.5 – 4.0 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah yaitu Perairan Selatan Banten, Selat Sunda bagian Banten, dan Samudra Hindia Selatan Banten.

Dikutip dari Redaksi24.com, Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna menyatakan bahwa pihaknya menghimbau kepada seluruh nelayan dan masyarakat sekitar pesisir pantai agar tetap waspada dengan informasi yang disampaikan oleh BMKG. Sedangkan Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang juga membenarkan adanya informasi tersebut. (JT/Red)

About REDAKSI UJUNGKULON FM 62 Articles
- dari ujungkulon untuk indonesia -

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*