Peringatan Hari Badak Sedunia, Taman Nasional Ujungkulon “Persembahkan Dua Anak Badak”

Badak Jawa (Sumber : Wikipedia)

(UJUNGKULON FM) – Hari ini Selasa, 22 September 2020 merupakan hari yang bersejarah dan istimewa bagi spesies badak di seluruh dunia. Bermula di tahun 2010 saat keadaan Badak di seluruh dunia memburuk dan kritis dengan jumlah spesies yang kurang dari 30.000 saat itu, maka atas inisiatif WWF Afrika Selatan akhirnya pada tahun 2011 setiap tanggal 22 September diumumkan sebagai Hari Badak Sedunia (World Rhino Day).

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) – Banten yang merupakan satu-satunya habitat utama Badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) juga tidak melewatkan momentum ini. Walaupun perayaan Hari Badak sedunia tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Pandemi Covid -19 yang masih terjadi di Indonesia.

Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Ir. Anggodo, MM mengatakan bahwa pihaknya sendiri tidak memperingati hari Badak dunia tahun ini dalam bentuk kegiatan seremonial atau lainya. “Tahun ini kita tidak memperingati hari Badak dalam bentuk kegiatan seremonial atau lainya, karena anggaran DIPA yang terkena penghematan dari pusat dialihkan peruntukannya untuk mengatasi Covid-19.” Ucapnya kepada Tim Ujungkulon FM. Selasa, (22/9/2020).

Meskipun demikian, momentum Hari Badak Sedunia tahun ini masih terasa istimewa bagi pihak Balai Taman Nasional Ujung Kulon dan dunia, karena lahirnya dua anak Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon pada tahun 2020, yang semakin menambah jumlah populasi Badak jawa saat ini. “Kelahiran anak-anak Badak adalah bukti bahwa habitat badak semakin baik, pakan badak masih melimpah, badak terlindungi dari ancaman bencana, penyakit, perburuan dan sebagainya” tegas Anggodo.

Lebih lanjut, Anggodo berharap agar populasi Badak Jawa dapat terus berkembang biak secara alami di habitatnya. Berbagai upaya terus di lakukan agar habitat badak tetap terjaga dan terlindungi, baik dengan pengamanan intensif melalui tim Rhino Protection Unit (RPU) juga memonitor kehidupan badak melalui tim Rhino Monitoring Unit.

Atas nama Balai Taman Nasional Ujungkulon, Anggodo juga berterimaksih atas kerjasama semua pihak, baik Kementerian LHK, Pemda, Perguruan Tinggi, Ulama. Mitra Peduli Badak dan terutama masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang mempunyai komitmen tinggi untuk melestarikan Badak Jawa sebagai Maskot kebanggaan masyarakat Banten yang harus di lindungi keberadaannya agar tidak punah. (FL/Red)

About REDAKSI UJUNGKULON FM 62 Articles
- dari ujungkulon untuk indonesia -

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*