PSBB Diulang, Siapkah Kita Melewatinya Lagi ?

Ilustrasi (Sumber : Pinterest/Freepik)

Oleh : Muhamad Ansor Mubarok

(UJUNGKULON FM) – Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai di Indonesia menjadi persoalan yang sangat vital. Sudah lebih dari enam bulan setelah kasus pertama diumumkan di negeri tercinta, nampaknya banyak aspek yang goyah dan dirugikan mengikut dibelakang merebaknya wabah virus corona.

Saat ini, untuk melanjutkan perjuangan menekan pasien positif virus corona, DKI Jakarta sebagai salah satu kota yang memiliki kasus positif corona tebranyak di Indonesia melakukan rem darurat yaitu dengan kembali melasanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Kabupaten Pandeglang juga menjadi salah satu kota yang awalnya akan melakukan PSBB berbarengan dengan DKI Jakarta. Namun saat ini kebijakan tersebut telah dirubah, Satgas COVID-19 tidak akan melaksanakan PSBB di daerah Kabupaten Pandeglang tetapi prinsip-prinsip dalam PSBB akan dilakukakan oleh pemerintah setempat.

Jika mengingat kebelakang sejak pertama kali virus ini muncul di negeri Tirai Bambu Tiongkok hingga akhirnya menginjakan kaki diberbagai negara lain tak terkecuali Indonesia. Banyak hal yang telah berubah, Pandemi COVID-19 bukan hanya menimbulkan korban jiwa, persoalan lain seperti perekonomian negara menjadi salah aspek yang sangat dirugikan dalam peristiwa ini.

Di Indonesia sendiri, dalam menekan laju penyebaran mata rantai wabah virus corona, ada berbagai usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya adalah dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan New Normalyang sebelumnyasudah diterapkan dibeberbagai kota.

Namun nampaknya kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah tak cukup menekan angka penularan COVID-19. Dilansir dari covid19.go.id, Saat ini pertanggal 14 September 2020jumlah kasus pasien positiv corona di Indonesia sudah mencapai 221.523 kasus, 158.405 dinyatakan sembuh, dan 8.841 meninggal.Kurangnyakesadaran masyarakat dalam mematuhi kebijakan-kebiajakan yang diterapkan dapat dikatakan sebagai salah satu aspek yang mendorong hal tersebut.

Kasus pasien positif corona yang setiap harinya semakin meningkat menjadikan alasan kebijakan PSBB diberlakukan kembali.Lantas apakah kebijakan-kebijakan yang kembali diulang akan mampu menekan laajupenularan? Bisa berhasil bisa tidak, semua ini bergantung kepadakita semua dalam menyikapinya.

Dalam hal ini, tentu saja dibutuhkan kerjasama yang solid antara masyarakat dengan pemerintah. Masyarakat patut mengikuti protokol kesehatan yang telah disosialisasikan, selain itu pemerintah juga harus memiliki tanggung jawab dalam melindungi masyarakat dengan kebijakan yang tepat guna.

About REDAKSI UJUNGKULON FM 62 Articles
- dari ujungkulon untuk indonesia -

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*